PENGGUNAAN aspirin pada kehamilan, terutama pada trimester pertama masih bersifat kontroversial. Ada yang menyarankan sebaiknya dihindari, karena mungkin akan memiliki risiko teratogenik terhadap janin yang dikandung. Aspirin juga disebut-sebut memberi efek samping pada ibu hamil dan perkembangan fetus.
Namun, berdasarkan petunjuk NHS, aspirin selama kehamilan justru dapat mencegah preeklampsia -yang biasa disebut dengan keracunan kehamilan- terhadap ribuan perempuan. Berdasarkan pedoman NHS, mengambil aspirin selama masa-masa kehamilan bisa menyelamatkan ribuan perempuan terhadap suatu kondisi yang dapat mengancam kehidupan ibu dan bayi.
Obat penghilang rasa sakit tersebut menghilangkan risiko mengalami preeklampsia yang meningkatkan tekanan darah, yang menyebabkan stroke, bahkan kematian. Begitu yang dikutip dari Daily Mail.
Hal ini lebih sering terjadi pada kehamilan pertama, dan dapat menyebabkan kelahiran prematur, kematian pada kelahiran, dan bayi yang lahir lebih kecil daripada rata-rata.
Sebanyak 20 ibu pada kehamilan pertama mengalami preeklampsia, sementara sekira 20 perempuan meninggal setiap tahunnya dari kondisi yang terkait dengan tekanan darah tinggi. Diperkirakan untuk kehidupan 600 bayi setahun.
Satu-satunya pengobatan adalah, memberikan bayi awal dengan caesar darurat. National Institute for Health and Clinical Excellence merekomendasikan, wanita dengan tekanan darah tinggi berisiko mengalami preeklampsia sedang sampai tinggi bisa mengambil aspirin dosis rendah (75 mg).
Menurut pedoman untuk NHS di Inggris dan Wales, langkah ini harus diambil setiap hari dari 12 minggu masa kehamilannya.
Meski begitu, hal tersebut tidak secara rutin menjadi resep untuk wanita hamil yang berisiko dan NICE berharap saran tersebut akan menjamin standar yang konsisten.
Tetapi para ahli memperingatkan, bahwa perempuan tidak boleh mengobati diri sendiri karena mungkin ada risiko lain jika mereka asma atau memiliki masalah pada perut.
dechacare.com/Aspirin-Ampuh-Cegah-Preeklampsia-I978.html
Monday, October 10, 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Blog Archive
-
►
2012
(6)
-
►
January
(6)
- Tahun 2012, Biaya Jampersal Naik Jadi Rp 600 Ribu
- Bau Parfum Beralkohol Bisa Redakan Tangan Gemetar
- Gerakan Aktivis Agar Bintang Porno Bisa Syuting Pa...
- Saintifikasi Jamu Masih Jadi Prioritas Kemenkes Ta...
- 10 Olahraga Seksi Untuk Tingkatkan Gairah Bercinta...
- Fakta-fakta Menarik di Balik Payudara Wanita
-
►
January
(6)
-
▼
2011
(30)
-
▼
October
(16)
- Senam Untuk Bokong yang Indah
- Tips Atasi Nyeri Saat Persalinan
- Kedelai Aman Dikonsumsi Bagi Penderita Asam Urat
- Sampah Elektronik Picu Penurunan IQ
- Tips Menjaga Metabolisme Tubuh
- Salad, Menu Yang Sehat...
- Tips Memberi Obat Pada Balita
- Tip Raih Multiorgasme Usai Orgasme Pertama
- Aspirin Ampuh Cegah Preeklampsia
- Tips Mengatasi Bibir Pecah Pecah
- Tips kesehatan keluarga
- Tips Mengatasi Mabuk Kendaraan
- Tips Mengatasi Nyeri Pinggang Ketika Hamil
- Tips Mengatasi Sakit Lutut Ringan
- Tips Mengurangi ASI Yang Berlebih
- Cara Mengatasi Kantung Mata
-
►
February
(11)
- Diet Sukses, Makan Enak Tetap Jalan
- 7 Obat Flu Tradisional
- Cara Mudah Hindari Pestisida dan Racun Dalam Makan...
- Kurangi Ratusan Kalori Tanpa Diet
- Meredakan Sakit Perut Dengan Cara Alami
- 12 Langkah untuk Langsing Tanpa Diet Ketat
- Langsing dengan Dua Gelas Air Sebelum Makan
- Obat Tradisional Untuk Menghilangkan Kutil
- MADU ?
- Banyak manfaat dari buah TOMAT
- Alpukat Buah Serbaguna dan Kaya Manfaat
-
▼
October
(16)



0 comments:
Post a Comment